Senin, 13 Mei 2013.
Ini hari senin. Jadi, pagi ini kelas saya, XI SOCIAL 2 mendapat giliran menjadi petugas upcacara.
dan… ini dia nama-nama petugasnya:
Pemimpin upacara: A.fajar
Pemimpin pasukan: Rangga M. , Rai A.
Pengibar Bendera: Evi N. , Rafly M. , Ressa A.
Potokol: Nancy C.
Tura: Fauzan A.
Pembawa PANCASILA: Arief A.
Pembaca UUD 1945: Annisa F.
Pembaca Ikrar: Noviani E.
Pembaca Do’a : Bagus S.
Dirigen: Shafira R.
Pagi ini saya sampai di sekolah sekitar 6.30
Masuk kelas, salah satu petugas bendera, Evi sakit.
begitu upacara mau dimulai, anak-anak kelas masih aja ribut gara-gara ada yang mau di dispen. (plissss pak,bu, kelas lsaya lagi kebagian jadi petugas. ngerti dikit dong! *brb ganti personil*)
udah gitu.. ini petugas yang kagak di dispen…..telat! makin rempong aja kelas gue. parah.
kayak pahlawan yang datang (hampir) kesiangan Arif datang dengan santainya. (yaampun, kelas gue-_-)
okay.. akhirnya upacara dimulai. (baru sadar kalo baju Rafly, pengibar bendera, pake baju putih lengan pendek dan pakai lengan hitam *entah apa namanya*)
Ini. Absurd.
Mulai dari…
-pengibar bendera yang salah memasangkan benderanya
-Arief yang lupa pad saat harus mengasihkan teks pancasila ke pembina upacara
-Saya, (dan mungkin hampir semua dari kami) tidak mengerti maksud dari pembina upacara kami sendiri
-beberapa dari kami menahan ketawa ketika menurut kami itu terasa lucu, terlalu basa-basi dan tidak penting
-fajar yang mundur 2 langkah (katanya) gara-gara takut waktu ngelihat kucing dengan santainya melewati lapangan. (jadi ajar ini takut sama kucing)
-Rangga yang akan maju kedepan padahal belum penghormatan kepada pemimipin upacara & pemimpin upacar pun belum dipersilahkan untuk meninggalkan lapangan
-fajar yang tertawa ketika menyerahkan kembali komando kepada pemimpin pasukan.
Ini bukan kritik atau semacamnya. saya hanya mengingat kembali ke-absurd-an tadi pagi
tapi, bagaimanapun, saya tetap banga kok :’)
Yes we are, XI SOCIAL 2~